Memiliki asuransi kesehatan sudah menjadi kebutuhan mengingat manfaatnya yang sangat penting. Jika kita sakit, berbagai kegiatan dan aktivitas apapun tidak akan dapat kita jalani. Untuk itu, diperlukan suatu proteksi terhadap kesehatan kita.
Asuransi kesehatan merupakan jenis asuransi yang harus diambil lebih dulu sebelum seseorang memutuskan untuk membeli jenis asuransi yang lain. Biaya kesehatan sekarang walau hanya berobat ke dokter, membutuhkan biaya yang cukup mahal, apalagi bila harus berobat dan menginap dirumah sakit.
Biaya pengobatan yang semakin hari semakin meningkat mengakibatkan beban keluarga menjadi sangat berat bila salah satu anggota keluarga diserang penyakit. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah perencanaan guna mengatasi masalah ini dengan cermat dan bijaksana.
Asuransi Kesehatan adalah sebuah janji dari perusahaan asuransi kepada nasabahnya bahwa apabila si nasabah mengalami risiko yang berhubungan dengan kesehatannya, seperti sakit sehingga harus dirawat inap, dirawat jalan, diobati atau dioperasi, maka perusahaan asuransi akan memberikan penggantian kepada si nasabah tersebut.
Antara Dana Darurat dengan Asuransi Kesehatan
Pilihan pertama adalah dengan menyiapkan dana darurat. Bila terjadi musibah, anak Anda sakit misalkan, dan membutuhkan dana sebesar Rp. 5 juta, Anda mengambilnya dari dana darurat. Maka setelah itu, isi kembali alokasi dana dana darurat sebesar dana yang Anda ambil sehingga nilainya tetap seperti semula.
Alternatif lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan membeli asuransi kesehatan keluarga. Dengan program ini Anda mengalihkan risiko terjadinya hal tak terduga (sakit) ke pihak ketiga (perusahaan asuransi) dengan biaya yang harus Anda keluarkan setiap tahunnya berupa premi tahunan yang tidak memiliki nilai tunai atau akan hilang atau hangus bila tidak terpakai dalam tahun berjalan.

