Mengapa kita perlu merencanakan dana pendidikan?
Setiap orang tua akan melakukan apa saja untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Untuk mencapai itu, kita perlu dengan cermat merencanakan keuangan dari sekarang.
Berikut adalah beberapa hal yang menguatkan alasan kita untuk merencanakan keuangan demi pendidikan anak-anak kita, yaitu:
- Tingginya biaya pendidikan saat ini dan terjadi kenaikan setiap tahunnya.
- Keadaan ekonomi di masa mendatang yang tidak dapat diprediksi
- Keadaan fisik orang tua di masa mendatang makin beresiko
- Kesalahan Umum Orang Tua, yaitu :
Ada beberapa kesalahan orang tua yang umumnya terjadi dalam merencanakan pendidikan untuk anaknya:
- Menganggap pendidikan anak sebagai investasi
Banyak orang tua yang beranggapan menyekolahkan anak adalah investasi. Biasanya mereka mengharapkan ‘pengembalian’ dari investasinya. Jadi orang tua mengharapkan si anak akan membalas budi dengan menanggung biaya orang tua ketika si anak sudah mulai bekerja nantinya. Ini adalah keliru, karena yang benar adalah: pendidikan anak adalah kewajiban orang tua, bukan investasi sehingga tidak ada kewajiban anak untuk mengembalikan biaya pendidikan tersebut (dalam bentuk apapun!)
- Menganggap anak pasti bekerja setelah selesai kuliah
Sebagai orang tua sebaiknya jangan menuntut anak harus bekerja selesai kuliah. Memang kalau bisa langsung bekerja syukur Alhamdulillah. Tapi kalau kita sudah berusaha belum dapat kerja juga, ilmu itu masih dapat dimanfaatkan, mungkin bisa untuk buka usaha sendiri, atau paling tidak dia bisa mendidik anak-anaknya menjadi lebih baik lagi, yang nantinya akan mencetak generasi baru yang lebih baik lagi.
- Makin tinggi pendidikan, makin besar penghasilannya
Di dunia kerja tinggi rendahnya penghasilan seseorang bukan disebabkan oleh tingkat pendidikannya saja, tapi ada banyak faktor lain seperti dedikasi, loyalitas, sikap, performance, dan ketersediaan lapangan kerja. Hal ini kembali membuktikan bahwa ilmu dan uang tidaklah selalu sejalan
- Tidak tahu berapa besar biaya pendidikan yang dibutuhkan
Perkiraan biaya pendidikan yang tepat, mempunyai arti penting dalam hal mencapai tujuan kita. Jangan sampai tiba saatnya nanti ternyata tabungannya tidak cukup. Sebelum kita memutuskan menabung untuk pendidikan, ada baiknya kita cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat dimana anak kita akan sekolah nanti.
- Tidak melengkapi tabungan dengan proteksi
Tabungan yang dilakukan untuk pendidikan anak, harus dilengkapi dengan proteksi. Hal ini untuk memastikan, bahwa apapun yang terjadi pada orang tua, tujuan finansial membiayai pendidikan anak akan tetap tercapai. Proteksi yang dimaksud adalah proteksi asuransi.
Pada prinsipnya, merencanakan keuangan pendidikan anak adalah sama dengan merencanakan keuangan untuk pensiun maupun investasi. Selain perlu memperhitungkan faktor-faktor ekonomi yang mempengaruhi rencana kita (inflasi, kenaikan biaya pendidikan, jenis investasi) kita juga perlu memperhitungkan resiko-resiko kehidupan yang akan dihadapi (kematian, ketidak mampuan fisik & ekonomi, kondisi kritis). Setelah memperhitungkan semua faktor tersebut, barulah kita bisa mulai merencanakan.

