Waktu pertama kali memulai bisnis ini ada pengalaman lucu dan tidak mengenakkan yang pernah aku alami. Waktu itu customer keduaku melakukan pemesanan dalam jumlah besar. Senangnya bukan main. Customer pertama pesan cuma satu, dan dikirim dalam kota, lancar tidak ada masalah. Pas ada customer berikutnya dan pesan dalam jumlah besar aku langsung ok. (biar kelihatan professional he he).
Tanpa pikir panjang langsung hitung total yang harus dibayar. Barang minta di kirim ke Sengau, Kalimantan. Aku pikir proses sama dengan pengiriman yang kemarin.
Karna jumlah mainan banyak, aku packing jadi satu pakai dus besar. Kalo ditimbang paling 10-15kg. Tapi ternyata disana kena volume, inilah saat pertama aku tahu apa itu volumetric di istilah pengiriman. Padahal waktu itu customer sudah transfer sejumlah uang beserta ongkos kirimnya. Bingung bukan kepalang ternyata ongkir kurang jauh banget. Setelah diitung volume timbangan naik jadi kurang lebih 30kg.
Dan aku belum tahu jasa pengiriman lain, yang aku tahu cuma JNE dan Kantor pos yang kebetulan dekat rumahku. Aku kasih tahu ke customer gimana kalo pake pos aja, dia enggak mau karena perjanjian awal pake JNE. Dan pastinya barang sampai lebih lama.
Karena bingung dan takut mengecewakan orang. Akhirnya pengiriman aku batalkan dan uang aku kembalikan sepenuhnya. Itulah pengalaman pertamaku kirim barang keluar kota dalam jumlah besar. Tapi sekarang Alhamdulillah aku bisa meminimalisir resiko pengiriman. Walaupun ada kurang atau lebih sedikitlah dan bisa langsung diatasi.
Dari sini aku bisa ambil pelajaran, segala sesuatu harus disiapkan secara matang, walaupun usaha kita masih ecek-ecek. Paling tidak kita tahu apa saja yang berhubungan dengan usaha kita. Aku memang telah melakukan kesalahan. Terus terang aku punya website udah cukup lama, tapi masih bingung mau dibawa kemana nih website, aku tanya Armada juga gak tau jawabannya. (judul lagu kale)
Sudah lama aku pengen punya web yang menghasilkan, jadi kesibukanku setiap hari didepan komputer gak sia-sia. Baru terbersit punya toko online aah….Karena sifatku yang grasa grusu langsung buat, aku onlinekan, dan gak nyangka langsung ada order.
Mungkin karena toko onlineku aku pampang di webku yang sudah berumur (pengunjung belum banyak, tapi lumayanlah tiap hari sudah ada yang berkunjung), jadi langsung ada respon. Tapi itulah aku, jadi tidak professional saat ada order, karena memang gak ada persiapan sama sekali. Ojo ditiru yooo….

